Wednesday, June 6, 2012

SEMINAR IES "MEMULIHKAN BISNIS YANG HAMPIR BANGKRUT"

Jika bisnis mengalami kemerosotan hingga hampir bangkrut, apa yang anda lakukan? Jika segala upaya sudah ditempuh, kemerosotan terus terjadi, apa yang anda lakukan?
Penurunan pendapatan dan kerugian yang terus menerus dapat membuat pebisnis tak berdaya. Mereka menghadapi penurunan pembeli, supplier tidak mau kirim barang karena tidak sanggup bayar hutang, selanjutnya jumlah produk yang dijual makin sedikit, pembeli makin menjauh dan seterusnya hingga menjadi lingkaran setan. Namun banyak yang berhasil mengubah bisnis minus menjadi plus dan bahkan kemudian berjaya dengan bisnis yang baru, antara lain dengan menemukan LINGKARAN MALAIKAT.

Mau tahu rahasianya?

IES menyelenggarakan talkshow wirausaha IES secara live dengan tema: 7 Rahasia memulihkan Bisnis Yang Hampir Bangkrut. Talkhow berlangsung di Radio RPK 96.3 fm Jakarta, pada Jumat 1 Juni 2012 jam 7-8 pagi. Bersama Bambang Suharno (Direktur IES), Wan M Hasim (owner 60 outlet Idolmart, Mentor IES), Riza Ananto (ahli tata kelola bisnis, mentor IES, pencipta software bisnis IES)
Selanjutnya akan diselenggarakan Seminar dengan tema yang sama : Tujuh Rahasia Memulihkan Bisnis Yang Hampir Bangkrut, yang berlangsung di Auditorium STIE Tunas Nusantara, Jl Budi 21 Dewi Sartika, Jakarta Timur  pada hari Sabtu 9 Juni 2012
Dalam seminar ini Anda akan mempelajari :
  1. Mental entrepreneur menghadapi kerugian
  2. Menelusuri Penyebab – penyebab kerugian Bisnis
  3. Strategi Menetapkan kembali Core bisnis
  4. Membangun dan memperkuat kembali TIM yang tersisa
  5. Tujuh Rahasia memulihkan bisnis yang hampir bangkrut
  6. Menghadapi pi masalah “Lingkaran Setan Kerugian” dengan Menemukan “Lingkaran Malaikat KEBANGKITAN”.
  7. Succes Story pebisnis yang dapat berjaya setelah hampir bangkrut
 Pembicara:
  1. Bambang Suharno. Direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES), owner warung Ayam Panggang Cici Tegal, Penulis Buku Best seller 7 Kunci Sukses Bisnis Tahan Krisis, Langkah Jitu Memulai Bisnis Dari Nol dan puluhan buku lainnya.
  2. Wan M Hasim. Pendiri dan Owner 60 outlet ToysMart dan Idolmart. Mentor bisnis IES Pengalaman memulihkan bisnis yang nyaris bangkut, hutang lebih dari 1 Miliar dan berhasil bangkit dan sekarang omsetnya lebih dari 1 miliar sehari setelah Menemukan formula “lingkaran Malaikat”
  3. Riza Ananto. Ahli Tata Kelola Bisnis, Mentor Bisnis IES, pencipta software bisnis IES.
WAKTU & TEMPAT
Sabtu, 9 Juni 2012 pkl. 09.00 – 12.00
STIE Tunas Nusantara,
Jl Budhi 21 Dewi Sartika Jakarta Timur
INVESTASI
Normal Rp. 400.000
Khusus untuk anda yang mengunjungi www.komunitaswirausaha.net dan transfer sebelum tanggal 8 Juni 2012 , cukup membayar Hanya  Rp.200.000 dan boleh datang berdua.
GRATIS Software Manajemen Data Customer
GRATIS untuk MEMBER IES dan alumni training Bisnis Online
Pendaftaran (021) 70228877
Pendaftaran via sms: nama (spasi) MB kirim 021 70228877
Payment : Acc BCA # 552.001.8745
a/n Bambang Suharno

Monday, January 30, 2012

SEMINAR EMPAT PILAR TATA KELOLA BISNIS


Catatan keuangan bisnis anda masih berantakan sehingga takut terhadap pemeriksaan petugas pajak?
Anda kesulitan mengatur dan memimpin karyawan karena mereka mudah resign,
Karyawan malas bekerja dan sering absen?
Anda merasakan bertambah karyawan malah anda bertambah sibuk mengelola bisnis?
Anda kesulitan mengembangkan pasar? 
Atau bisa memasarkan tapi sulit mengatur penyediakan produknya?


Masalah tersebut dapat anda atasi jika anda
menerapkan sistem tata kelola bisnis yang tepat

Ikuti seminar 

EMPAT PILAR TATA KELOLA BISNIS

Dalam Seminar ini Anda akan belajar :
1.    Memahami empat pilar Sistem Bisnis yang menjadi fondasi kekuatan bisnis anda.
2.    TIPS Menyusun sistem administrasi Bisnis yg efektif dan efisien
3.    Bagaimana menata kelola Bisnis dengan  memanfaatkan teknologi informasi yang sederhana
4.    Masalah & Solusi pemanfaatan Sofware dalam tatakelola Bisnis
5.    Bagaimana memanfaatkan data administrasi untuk mengembangkan bisnis anda
6.    Mengenal IES Business Solution (IES) untuk mengembangkan bisnis anda.

Pembicara :
 


Bambang Suharno
  • Pendiri dan Direktur Indonesian Entrepreneur Society IES)
  • Trainer dan Mentor bisnis anggota IES
  • Direktur PT Gallus Indonesia Utama
  • Pendiri Ayam Panggang Cici Tegal, bangkit publishing, warnet idolanet dll
  • Penulis buku best seller Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol, Tujuh Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha dan puluhan buku lainnya
  • Narasumber talkshow di RPK FM, Dakta FM, Delta FM dll

Riza Ananto
  • Member senior IES
  • Mentor dan konsultan UKM
  • Penyusun software IES Business Solution (IBS), merupakan software aplikatif untuk UKM yang  telah diaplikasikan di berbagai usaha
  • Penyusun berbagai software UKM antara lain data base pelanggan, administrasi bisnis, system marketing, sistem SDM, Sistem finansial  dll

WAKTU & TEMPATSABTU, 04 Februari 2012 pkl. 09.00 - 12.00
STIE Tunas Nusantara, Jl Budhi 21, Dewi Sartika, Jaktim
INVESTASI
Normal : Rp.400.000,-/orang
Lunas sebelum tanggal 2 Feb Rp.200.000/orang

GRATIS untuk member IES
Call Now! 0856 9300 8812 (Eka)
Via SMS : Ketik Nama  Spasi  TKB kirim ke  0856 9300 8812
Payment : Acc BCA # 552.001.8745
an Bambang Suharno
   

Wednesday, February 23, 2011

SEMINAR BISNIS SAMBILAN; CARA CERDAS MENJADI KARYAWAN SEKALIGUS BUSINESS OWNER BACTH 46 (SEMINAR INI TELAH MENGHASILKAN RIBUAN ALUMNI YANG SUKSES)

Overview:
Penelitian sebuah lembaga independent menunjukkan bahwa 80 % dari eksekutif bergaji 15,2 juta sampai 20,7 juta per bulan berusia 30 sampai 45 tahun terancam jatuh miskin di masa pensiun, karena pengelolaan keuangan yang kurang tepat dimana setiap uang yang didapat selalu habis untuk hal-hal yang konsumtif, tidak pernah terpikirkan bagaimana mangalokasikan sebagaian pendapatan kita ke hal-hal yang produktif. Diperkirakan 60% pendapatan mereka digunakan untuk membayar cicilan hutang konsumtif.

SEMINAR “BISNIS SAMBILAN” menjawab persoalan bagaimana mempersiapkan diri untuk terus belajar, sehingga kita bisa menciptakan pendapatan dari berbagai sumber, disamping pendapatan utama yang dimiliki sekarang, serta mampu membangun sistem supaya tidak mengganggu pekerjaan utama.

Outline Materi :
• 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha melalui bisnis sambilan
• Membangun mentalitas entrepeneur
• Kiat menjadi pekerja Cerdas
• Bagaimana memilih bisnis sambilan yang tepat?
• Mengatasi ketakutan memulai bisnis
• Succes story pebisnis sambilan menjadi entrepreneur

Pembicara :
Bambang Suharno
Direktur Indonesian Entrepeneur Society (IES), Penulis Buku “Bisnis Sambilan ,Langkah Awal Menjadi Entrepeneur Sukses”, Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol , 7 Cara tidak Gila Cadi Pengusaha dan puluhan Buku lainnya . Narasumber Talkshow Entrepeneur di Radio Bahana, PASS FM, RPK FM, Delta FM, Owner Warung Ayam Panggang Cici Tegal, Warnet Idolanet, peraih Indonesia Small Medium Business Antrepreneur Award (ISMBEA) 2009.

Succes Story

Amir Hamzah

Pensiunan karyawan BUMN, Owner Agroprima (supplier Buah dan Sayur), punya pengalaman mengekspor usaha bibit bandeng ke Filipina, Ekspor Furniture ke Eropa.
Succes Story

Waryono (Office Boy)
Memulai usahanya dengan tabungan 500 ribu . Kini usahanya sdh berkembang menjadi beberapa usaha yaitu pecel lele, sewa traktor, wc umum dan restoran padang dengan total omset 25 juta perbulan.

Tempat Pelaksanaan
STIE TUNAS NUSANTARA ,Jl Budhi Dewi Sartika Cawang Jakarta Timur
Sabtu, 2 April 2011.

Waktu
8.30 s/d 12.00 WIB

Investasi :
Normal : Rp.500.000,-
Khusus hari ini sebelum jam 12 siang Hanya Rp.300.000 (3 orang)

(Semuanya sdh termasuk : Makalah & Snack )
Informasi & Pendaftaran
Hubungi 021.70228877

Pendaftaran Via SMS : Ketik Nama Spasi BS kirim ke 021.70228877

Jenis Bisnis Pilihan Para Pemula

Pilihan bisnis banyak macamnya, selama masih ada manusia maka peluangnya akan selalu ada. Terkadang kita bingung dengan begitu banyaknya pilihan dan bingung bagaimana memilihnya. Apapun usaha yang dipilih semuanya memiliki peluang yang baik dan juga ada resikonya. Sebenarnya tidak ada hal spesifik yang menjadi pilihan para pelaku usaha kecil dan pemula. Apapun jenis usahanya bisa dilakukan. Hanya saja, untuk usaha kecil beberapa jenis yang mudah dilakukan oleh para pemula sebagai berikut.

1. Usaha bidang makanan. Untuk usaha makanan tidak perlu memikirkan potensi pasar seluruh Indonesia, hanya satu kelurahan saja atau satu komplek perumahan saja, bisa menjual makanan dan bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan.
2. Usaha Pakaian dan perhiasan. Semua orang membutuhkan pakaian dan perhiasan dengan berbagai bentuk. Mulai baju celana, sandal, topi, kacamata, serta berbagai asesoris dan perhiasan seperti jam tangan, cincin, dan kalung. Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus baik, variasi pakaian makin banyak.
3. Usaha yang terkait dengan tempat tinggal. Sama seperti makanan dan minuman, tempat tinggal dibutuhkan oleh semua orang di alam modern sekarang ini. Manjalankan usaha yang terkait dengan temoat tinggal peluangnya sama banyaknya dengan usaha renovasi rumah, servis peralatan rumah tangga, usaha peralatan rumah tangga, peralatan elektronik, listrik, hiasan dinding, tempat tidur, dan kursi.
4. Usaha pendidikan. Negeri kita menganut sistem pendidikan yang dibiayai oleh masyarakat sendiri. oleh karena itu, peluang usaha pendidikan terus berkembang. Pendidikan yang dimaksud bisa pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Kebutuhan pendidikan terus berkembang, bukan hanya untuk masyarakat umum. Perusahaan-perusahaan yang mau maju pasti sangat peduli untuk mendidik karyawannya agar lebih terampil dan memiliki motivasi bekerja yang baik sehingga membutuhkan trainer dari luar. Dengan demikian, lembaga pendidikan in house training bisa berkembang.
5. Usaha yang terkait dengan rekreasi.Kebutuhan manusia modern salah satunya adalah rekreasi. Sebagan penduduk Jakarta, menikmati akhir pekan dan beristirahat dengan berekreasi ke puncak atau ke tempat lainnya. Ada juga yang istirahatnya cukup di rumah. Mereka semua membutuhkan sesuatu yang bila anda penuhi dapat menjadi peluang bisnis yang prospektif. Misalnya jasa sewa kendaraan untuk rekreasi, penyediaan perlengkapan rekreasi. Bagi yang di rumah, anda bisa menyediakan suasana rekreasi yang baik seperti permainan/game dan lain-lain.

sumber: Buku Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol, by Bambang Suharno

Friday, August 28, 2009

Seminar BISNIS SAMBILAN (Cara Cerdas Menjadi Karyawan sekaligus menjadi Business Owner) BATCH # 46

Dalam Seminar ini Anda akan belajar :

* Bagaimana mengembangkan mentalitas entrepeneur sukses
* Bagaimana Mencari Ide Usaha bagi pebisnis sambilan
* Mengatasi berbagai masalah yang saat ini anda hadapi dalam berbisnis sambilan'
* 7 Cara Tidak Gila menjadi pebisnis sambilan
* Bagaimana kiat seorang karyawan,ibu rumah tangga, mahasiswa mempunyai bisnis sambilan.
* Succes Story pelaku bisnis sambilan

Pembicara :
Bambang Suharno
Pendiri dan Direktur Indonesian Entrepeneur Society (IES), Penulis Buku Best Seller "Bisnis Sambilan, Langkah Awal Menjadi entrepeneur Sukes",Langkah Jitu memulai Bisnis Dari Nol dan puluhan buku lainnya. Direktur PT.Gallus Indonesia Utama . Nara Sumber Talkshow di Radio Elggangga, Radio Bahana, Radio RRI Pro 2 FM, RPK FM,Radio Delta FM, Radio Pass FM, Owner Idolanet,Owner Warung Ayam Panggang Cici Tegal. Beliau juga peraih penghargaan ISMBEA tahun 2009.


Wan Muhammad Hasyim
Owner Toysmart dan Idolmart yang memiliki outlet lebih dari 60 outlet

Waryono
Seorang Office Boy dan pelaku bisnis sambilan, yang memulai usahanya dengan membuka sembako dengan modal tabungan sebesar 500rb Rupiah.Dan usahanya kini berkembang dengan memiliki usaha pecel ayam, tanaman hias, sewa traktor buat petani, sewa WC UMUM, dan bersama kawan-kawannya membuka usaha Restoran Padang.

WAKTU & TEMPAT
SABTU, 12 Maret 2011 pkl. 09.00 - 16.00
STIE Tunas Nusantara, Jl Budhi Dewi Sartika Jaktim

INVESTASI

KELAS A : Rp. 500.000
GRATIS Buku 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha senilai Rp.26.000,-
GRATIS CD Kumpulan 100 Ebook karya Jim Rohn, Bryan Tacy dll (tema marketing, internet, personality development, ) senilai Rp.500rb
GRATIS CD kumpulan artikel dan koleksi Bambang Suharno senilai Rp.190.000,-
BONUS Seminar Financial Secret "Rahasia Menciptakan Penghasilan Juataan Secera Rutin dari Bisnis, Properti dan Internet" by SULHADI senilai Rp. 200.000
BONUS Seminar Facebook Marketing senilai Rp. 200.000,-
GRATIS Member IES Silver senilai Rp. 150.000,-
TOTAL BONUS : 1 Juta lebih

KELAS B : Rp. 350.000
GRATIS Buku Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol karya Bambang Suharno senilai Rp.26.000,-
GRATIS CD kumpulan artikel dan koleksi Bambang Suharno senilai Rp.190.000,-
BONUS Seminar Financial Secret "Rahasia Menciptakan Penghasilan Juataan Secera Rutin dari Bisnis, Properti dan Internet" by SULHADI senilai Rp. 200.000
atau
BONUS Seminar Facebook Marketing senilai Rp. 200.000,-
TOTAL BONUS : 416.000,-

KELAS C : Rp. 200.000/orang atau Rp.300.000/2 orang
TANPA BONUS

(Semuanya sdh termasuk : Makalah, Lunch, Snack, Coffee Break)

Informasi & Pendaftaran
021.70228877 , 021.95536247
Cara Pembayaran :
1. Transfer ke Rek. BCA No.5520018745 an Bambang Suharno
2. Jika sdh transfer harap SMS dan bukti pembayaran harap dibawa saat acara.

lihat juga: seminar-bisnissambilan.weebly.com

Thursday, April 2, 2009

Bagaimana Memilih Pelanggan

Pakar dan ahli pemasaran maupun konsultan manajemen manapun pasti setuju bahwa “Pelanggan adalah salah satu Sumber Profit” untuk itu sangat perlu bahkan merupakan keharusan setiap perusahaan melakukan upaya-upaya untuk melanggengan hubungan pelanggan dengan perusahaan, hal ini lakukan agar pelanggan tindak pindah ke produk lain atau kecewa dengan produk kita. Bahkan pelanggan sering dianalogikan sebagai raja, artinya pelanggan harus selalu dilayani apapun permintaanya, meski dalam hal ini saya tidak setuju 100% mengapa, karena :
Bila pelanggan adalah raja maka perusahaan hanya akan dijadikan hamba, hamba identik dengan bawahan, bawahan identik dengan kacung, kacung identik dengan tak berhak mengutarakan pendapat.
Bila pelanggan adalah raja maka setiap keputusan ataupun permintaannya adalah mutlak (absolute) dan tidak dapat diganggugugat, padahal faktanya banyak juga pelanggan yang permintaannya tidak harus dituruti, misalnya minta harga murah, kualitas no 1, cara pembayaran nyicil tanpa bunga, bahkan ada lho pelanggan yang kalau kredit mau, namun waktunya pembayarannya jatuh tempo malah kabur alias tidak bayar… apakah yang seperti pelanggan adalah raja?

Pelanggan adalah sumber profit sekaligus mitra
Karena pelanggan adalah sumber profit sekaligus mitra, maka hati-hatilah memilih mereka, beberapa hal yang saya usulkan dalam melakukan pemilihan pelanggan khususnya bila perusahaan anda memberikan fasilitas pembayaran secara kredit (term of payment)sbb :
Pastikan anda memberikan waktu jatuh tempo adalah lebih pendek daripada anda mendapat waktu jatuh tempo dari pemasok (suplier) hal ini harus anda lakukan agar cashflow anda sehat, artinya sebelum hutang anda jatuh tempo anda sudah menerima pembayaran terlebih dahulu dari pelaanggan anda.
pastikan team dalam organisasi anda telah melakukan sosialisasi dengan benar mengenai waktu jatuh tempo pembayaran termasuk didalamnya adalah sanksi bila pelanggan tidak tepat waktu dalam melakukan pembayaran.
pastikan anda memiliki data profile calon pelanggan anda yang meliputi :
· alamat rumah / kantor masih kontrak atau atas nama sendiri
· lamanya usaha telah dibangun
· No telepon yang mudah dihubungi
· Menggali informasi dari tetangga sekitar calon pelanggan tinggal
· Menggali informasi dari pemasok lain, apakah calon pelanggan tergolong pelanggan yang karakter pembayarannya tepat waktu dan disiplin
pastikan calon pelanggan anda telah lulus masa uji coba kredit, maksudnya adalah sebelum anda memutuskan untuk memberikan fasilitas kredit kepada calaon pelanggan anda, sebaiknya anda mengujinya dengan pembayaran secara tunai atau cash terlebih dahaulu untuk jangka waktu tertentu, misalnya untuk 3 bulan pertama. Bila dalam 3 bulan pertama ia menjadi pelanggan dengan karakter pembayaran yang baik, barulah anda dapat mempertimbangkannya untuk diberikan fasilitas kredit, itupun harus dikontrol dengan baik
memilih calon pelanggan dengan cara aman melalui referensi, dengan cara ini anda akan mendapatkan calon pelanggan dari pelanggan lama anda (existing customer), misalnya anda memberikan ucapan terima kasih berupa ekstra discount kepada pelanggan lama anda bila pelanggan lama anda memberikan satu referensi atau teman mereka untuk dijadikan calon pelanggan anda, atau anda memberikan souvenir cantik untuk pelanggan anda, memilih cara aman seperti ini sudah banyak dilakukan oleh bank-bank besar dalam peningkatan penjualan khususnya pada divisi kartu kredit yang disebut Member Get Member (MGM).

Kesimpulan :
pelanggan adalah sumber profit maka memberikan kepuasan kepada mereka adalah salah satu pilihan yang harus dilakukan
pelanggan adalah sumber profit maka jagalah kualitas produk dan jasa anda dengan baik agar tidak mudah dikalahkan dengan para pesaing
maka pilihlah pelanggan yang dapat membela anda
maka perlakukanlah mereka sebagaimana anda ingin diperlakukan
maka sampaikan dengan jujur apa yang dapat anda berikan dan yang tidak dapat anda berikan, misalnya soal harga, soal discount, soal biaya pengiriman dll
memilih calon pelanggan adalah sangat penting, karena pilihan yang tepat akan sangat membantu cashflow anda, ingat mencegah piutang macet jauh lebih baik daripada mengatasi piutang macet.


Penulis ; Adi Kriswanto
Dewan Mentor IES
Owner Idol@net – Cikarang
GM PT. Grahaprima Distribution

Monday, February 18, 2008

Jadwal Seminar

Success Entrepreneur

Indonesian Entrepreneur Society menyelenggarakan seminar secara rutin setiap bulan jam 09.00 - 17.00


Dengan pembicara yang memiliki pengalaman kerja sekaligus pemilik usaha antara lain:


  • Bambang Suharno (Direktur PT. Galus Media Utama, Direktur Indonesian Entrepreneur Society sekaligus pemilik usaha Warnet idol@net, pengasuh acara bincang bisnis di radio RPK 96.3 FM, Elgangga 100.3 FM dll. Penulis buku “Bisnis Sambilan”, “Langkah Jitu Memulai Bisnis Dari Nol” dll.)


  • Adi Kriswanto (General Manager perusahaan distribusi PT Graha Prima Suksesmandiri, memimpin 3 kantor cabang dan 1 kantor pusat,sekaligus pemilik usaha Tour&Travel dan usaha ekspedisi)


  • Wan M. Hasyim (Mantan akuntan yang memiliki 46 toko Toysmart dan Idolmart yang dirintis dari bisnis sambilan)


  • Anang Sam (Manager Indonesian Entrepreneur Society sekaligus pemilik usaha Londre kiloan, penerbitan Anang Sam Syndicate, narasumber di acara bincang bisnis di RPK 96.3, Elgangga 100.3 dll. Penulis buku “Siapa Bilang BODO Nggak Bisa Jadi Pengusaha



28 Februari 2009 di Hotel Sofyan Tebet
21 Maret 2009 di Hotel Sofyan Tebet
25 April 2009 di Hotel Sofyan Tebet
30 Mei 2009 di Hotel Sofyan Tebet
27 Juni 2009 di Hotel Sofyan Tebet
25 Juli 2009 di Hotel Sofyan Tebet
29 Agustus 2009 di Hotel Sofyan Tebet

31 Oktober 2009 di Hotel Sofyan Tebet
21 November 2009 di Hotel Sofyan Tebet
19 Desember 2009 di Hotel Sofyan Tebet





Anda akan belajar:
* Bagaimana mengembangkan mentalitas entrepreneur dimasa pensiun
* Bisnis apa yg cocok untuk para pekerja menjelang pensiun ...
* Mengatasi berbagai masalah yg saat ini anda hadapi dalam Berbisinis Sambilan
* 5 Hal yg harus anda hindari agar tidak terjebak dalam "Kerja Sambilan"
* Kiat menjadi pekerja cerdas

* Success Story pelaku Bisnis Sambilan.


Investasi Hanya Rp 750,000 bagi 30 pendaftar pertama Rp 495,000

Bagi Perusahaan, Kirim 3 orang Cukup Bayar 2 orang
dan Dapatkan Bonus sbb :


  1. CD kumpulan Artikel & presentasi karya & koleksi Bambang Suharno senilai Rp 195.000

  2. Buku Langkah Jitu Memulai Bisnis Dari Nol ( Best Seller) karya Bambang Suharno senilai Rp 20.000

  3. Buku Oasis Inspirasi koleksi Sam Djimun dari Mentorbisnis.com senilai Rp 30.000

  4. CD berisi 100 buah buku (format eBooks) dari pembicara kelas dunia (Brian Tracy, Jim Rohn, Mark Victor Hansen dll) dengan topik Marketing, sales, e-business senilai Rp 1 juta

    Ya! hanya dengan Rp. 495.000
    anda peroleh pengetahuan bisnis langsung dari para praktisi ditambah bonus senilai lebih dari Rp 1juta.

Tempat terbatas! daftar sekarang juga! hubungi 021 70228877, 75906187 Indonesian Entrepreneur Society (IES), Plaza 3 Pondok Indah Blok A-2, Jl TB Simatupang Jakarta Pembayaran via Bank BCA No Rek 5520018745 An. Bambang Suharno.


Thursday, May 10, 2007

Mesin Cetak Uang

Success Entrepreneur

Bambang Suharno

Alkisah puluhan tahun lalu, kegiatan olimpiade adalah proyek bergengsi bagi tuan rumah. Sebagai kegiatan yang mengandung unsur nasionalisme, kegiatan tersebut harus didukung oleh anggaran negara, karena penjualan tiket pertandingan tidaklah mencukupi untuk biaya operasional panitia. Agar supaya banyak pendapatan dari penjualan tiket pertandingan, panitia tidak memperbolehkan stasiun televisi mengadakan siaran langsung pertandingan olimpiade. Alasannya, kalau pertandingan bisa disiarkan langsung oleh televisi, maka pendapatan panitia dari penjualan tiket akan menurun. Lagi pula kalau sampai pertandingan olimpiade jarang penontonnya, tentu dipandang tidak sukses. Pola pikir seperti ini berlangsung bertahun-tahun.

Barulah beberapa tahun kemudian, pola konvensional ini dirubah di Amerika Serikat. Saat itu panitia justru memperbolehkan sebanyak-banyaknya stasiun televisi mengadakan siaran langsung pertandingan di olimpiade. Dengan demikian jumlah penonton pertandingan bukan hanya di lapangan melainkan ditambah jutaan pemirsa televisi. Dengan cara ini panitia bisa meyakinkan perusahaan-perusahaan besar bahwa kalau mereka menjadi sponsor olimpiade, ada jutaan pasang mata yang melihat produknya, baik langsung maupun melalui televisi. Sejak saat itulah olimpiade dapat mengeruk keuntungan yang besar. Dan ternyata, dengan adanya siaran langsung pertandingan, penonton yang membeli tiket pertandingan tidaklah berkurang sebagaimana dugaan sebelumnya.

Kita lihat saat ini, momen pertandingan olah raga tingkat dunia bahkan menjadi rebutan stasiun televisi untuk menyelenggarakan siaran langsung, karena bagi stasiun televisi, momen tersebut dapat meningkatkan pendapatan stasiun tersebut. Sebuah stasiun televisi harus rela membayar miliaran rupiah agar mendapatkan hak eksklusif menyiarkan langsung pertandingan piala dunia sepak bola. Hal ini tentu tak terbayangkan puluhan tahun silam, dimana para penyelenggara pertandingan mengira bahwa siaran langsung televisi akan mengurangi penjualan tiket.

Cerita di atas adalah gambaran tentang perubahan “money making model” yang mampu meningkatkan pendapatan sebuah kegiatan. Dalam melakukan kegiatan bisnis, kita perlu melakukan inovasi bagaimana model “mesin cetak uang” kita. Kita tidak harus memperoleh pendapatan terbesar dari sebuah produk yang paling dikenal pelanggan kita. Coba saja anda cek, apakah seorang pemilik warung ayam bakar memperoleh keuntungan terbesar dari ayam bakar tersebut? Belum tentu. Bisa saja keuntungan terbesar diperoleh dari penjualan nasi atau aneka minuman yang memang marginnya lebih besar dari penjualan ayam bakar .

Dalam bisnis modern, uang tidaklah harus datang dari apa yang dipromosikan. Dalam bisnis media, sangat umum bahwa pendapatan terbesar dari media cetak adalah iklan, bukan dari para pelanggan media cetak tersebut.

Bila anda melihat sebuah supermarket mempromosikan telur ayam dengan harga lebih rendah dibanding harga di grosir, itu hanya suatu cara saja agar banyak orang yang hadir di supermarket tersebut. Yang pasti di sekitar rak telur terpampang produk-produk yang membuat anda mudah tergoda untuk membelinya. Tak usah heran bila seorang ibu berniat membeli beras dan telur di sebuah supermarket, pulangnya yang ia peroleh banyak barang lainnya seperti ember, gelas, peralatan rumah tangga dan lain-lain yang menghasilkan profit lebih besar bagi supermarket tersebut.

Anda pusing dengan persaingan harga antar pelaku bisnis? Bolehlah anda siasati dengan merubah model “mesin cetak uang”. Seorang pendengar radio Elgangga , pemilik warung sembako pernah berhasil mempraktekkan kiat ini untuk bersaing dengan minimarket.

Ketika musim sayuran, ia mempromosikan sayuran tertentu dengan harga sangat murah, bahkan ia berikan gratis sebagai bonus bagi pelanggan yang membeli barang di warung tersebut dengan nilai monimal minimal 50 ribu rupiah. Warung tersebut tidak sepi lagi, gara-gara ia mengemas pola promosi baru yang cukup modern. Ia juga bekerjasama dengan lembaga kursus agar lembaga kursus tersebut memberikan voucher diskon untuk pelanggan warung sembakonya. Ia tidak mampu bersaing dengan harga minimarket tapi ia dapat memberikan nilai lebih kepada pelanggan sehingga pelanggan merasa harga di warungnya lebih murah dibanding di minimarket.

Bila persaingan semakin ketat, sebagaimana yang dikeluhkan sebagian pelaku bisnis saat ini, saran saya mulailah memikirkan untuk merubah model mesin cetak uang. Sebelum tahun 2000an penyelenggara seminar dan training belum bersaing seketat sekarang ini. Mereka cukup mengundang pembicara terkenal, dan pasang iklan di media cetak terkemuka. Dengan cara sederhana ini seminar bisa dipenuhi pengunjung. Sekarang ini tidak cukup dengan hanya melakukan itu. Iklan seminar ada dimana-mana dengan harga yang sangat murah hingga harganya selangit. Akibatnya muncul berbagai inovasi. Beberapa lembaga penyelenggara seminar mulai merubah pola promosinya dengan membuat seminar gratis yang dimaksudkan sebagai preview dari seminar yang sebenarnya. Atau seminar gratis untuk menjual jasa atau barang pendukungnya. Cara ini sekarang mulai banyak dilakukan penyelenggara seminar. Jika persaingan cara ini kelak intensitas persaingannya menjadi makin ketat, maka pasti akan ada kreativitas baru untuk membuat “mesin cetak uang” dari bisnis seminar tersebut.

Anda ahli membuat es cendol ? Bila ingin membuat es cendol yang sangat menguntungkan, anda bisa mempromosikan makanan lain yang seirama dengan es cendol. Misalkan anda berjualan bakso, mie ayam, restoran. Makanan yang anda jual bisa dipromosikan dengan harga murah alis untung tipis atau bahkan impas saja, tapi jangan jual murah es cendol spesial buatan anda yang akan membuat pengunjung ketagihan untuk berulangkali kembali ke warung anda.

Bisnis melalui internet sebagai sebuah teknologi baru, pada awalnya dikira akan menggantikan fungsi media cetak dan merubah pola belanja masyarakat. Dengan asumsi bahwa masyarakat lebih suka menghindari kemacetan, panyak perusahaan melakukan investasi untuk merubah pola penjualan konvensional menjadi penjualan melalui internet. Ternyata tidak semulus dugaan banyak orang. Alhasil banyak perusahaan dotcom berguguran. Kini, sudah mulai ditemukan berbagai model mesin cetak uang melalui internet, seperti bentuk viral marketing dan berbagai bentuk lainnya yang akan terus berkembang.

Bagimana dengan mesin cetak uang bisnis anda?

Saran dan pertanyaan hubungi 021.70228877 atau email ke bambangsuharno@telkom.net

Menikmati Proses Menuju Sukses

Success Entrepreneur

Bambang Suharno


Donald Trump, pebisnis properti yang sangat terkenal di AS mengatakan, Orang yang menganggap bahwa mencapai sukses adalah proses garis lurus A ke Z, adalah orang yang tidak mengerti kenyataan hidup. Memang ada beberapa kisah tentang orang sukses dalam semalam, namun sebenarnya yang terjadi mungkin diawali proses bertahun-tahun.

Kesuksesan nampak cepat karena kita melihat dari media yang mempublikasikan keajaibannya, bukan prosesnya. Sukses tidaklah instan, yang dapat kita upayakan adalah mempercepat proses saja. Sama seperti kita memasak mie instan, meskipun sangat cepat, urut-urutannya sama dengan memasak nasi yang tidak instan. Yang membuat cepat adalah, kita kebagian tugas memasak mie yang sudah dipersiapkan bumbunya. Proses untuk sampai menjadi mie instan itu sendiri tidaklah instan.

Proses untuk membuat bisnis berkembang menjadi besar pada umumnya adalah proses bagaimana pemilik bisnis mengalokasikan keuntungan dari bisnisnya untuk mengembangkan bisnis, bukan untuk kegiatan konsumtif.

Di sekitar kita, banyak sekali warung yang barangnya laris tapi tak bisa berkembang. Mengapa ini bisa terjadi? Biasanya para pakar mengatakan, faktor utamanya adalah kekurangan modal dan SDM yang lemah. “Tanpa dukungan modal, mereka tidak akan maju,” kata banyak pakar.

Benarkah demikian? Belum tentu. Yang saya lihat di lapangan, stagnasi usaha skala rumah tangga lebih disebabkan karena pola pikir mereka tentang uang. Mereka telah bertahun-tahun menjadi pelaku bisnis, namun pola pikirnya tak jauh beda dengan pegawai.

Ingat, orang bermental pegawai adalah mereka yang selalu menggunakan penghasilannya untuk kebutuhan konsumtif. Mereka selalu kekurangan uang berapapun gajinya. Bahkan setiap kenaikan gaji selalu diiringi dengan kenaikan hutang. Konon para eksekutif yang gajinya di atas 20 juta, menggunakan 60% penghasilannya untuk membayar hutang. Celakanya, semua hutang mereka adalah hutang konsumtif seperti mobil, rumah, alat elektronik dan sebagainya.

Pada pedagang yang bermental pegawai juga demikian. Setiap hari mereka mendapatkan keuntungan dari bisnisnya, dan setiap hari pula mereka menghabiskan uangnya untuk kebutuhan rumah tangga. Sewaktu saya kecil, Ibu saya memiliki warung sembako. Sebagian keuntungan usaha dikumpulkan, tapi setelah terkumpul semuanya untuk merenovasi rumah. Akibatnya usaha warung itu bertahun-tahun tak juga berkembang. Usaha itu baru terlihat berkembang ketika sebagian keuntungan digunakan untuk usaha yang baru di bidang pertanian.

Ada pula yang mengatakan bahwa usaha mikro tidak dapat maju karena penghasilannya kecil sehingga tidak dapat menyisihkan keuntungannya untuk pengembangan. Menurut saya ini kurang tepat. Kenyataan menunjukkan bahwa orang-orang yang mampu mengembangkan bisnis umumnya selalu berupa menghemat pengeluaran meskipun penghasilannya masih pas-pasan. Mereka rela menunda kesenangan bahwa menghemat biaya makan dan pakaian demi mengusahakan pengembangan bisnis. Mereka lebih suka menyisihkan keuntungannya untuk merekrut tenaga baru atau membuka cabang baru daripada untuk membeli kendaraan baru atau baju mahal atau rumah baru.

Kadang ada orang yang usil bertanya begini,” kalau kita menunda menikmati hasil usaha kita, kapan kita menikmati jerih payah kita?” . Pertama kita harus menyadari bahwa kita harus mampu menikmati liku-liku perjalanan sebelum sampai ke tujuan. Bila kita tidak mampu menikmati proses, percayalah kita akan menjadi tidak sabar dan bisa stress akibat banyaknya hambatan di tengah jalan. Ketidaksabaran itu justru pangkal dari kegagalan. Jadi, nikmatilah hidup ini selagi kita dalam keadaan berjuang keras. Kelak kemudian hari anda akan dapat mengisahkan perjalanan hidup anda yang luar biasa itu kepada anak cucu dan sahabat anda dengan bangga.

Pada umumnya jika kita mencapai kesuksesan tertentu, kita segera ingat dan terkenang dengan masa-masa sulit. Kita menjadi sadar bahwa proses kesulitan itu sendiri menjadi indah karena telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dramatis. Tentunya, daripada kita hanya mengenang masa sulit, akan lebih baik bila kita sudah mampu menikmati proses di dalam kesulitan itu sendiri. Seperti tubuh yang sehat karena olah raga hingga nafas kita ngos-ngosan, begitupun dengan kesehatan bisnis anda. Ia bisa sehat karena sering menghadapi banyak tantangan.

Dunia memang bergerak dengan cepat sehingga kita kerap kali tidak sabar ketika segala sesuatu berjalan sangat lambat, apakah itu antrian di SPBU atau akses internet. Kita kadang menjadi tidak toleran terhadap hal-hal yang tidak dapat dipercepat atau dilewati. Padahal setelah kita sabar menikmati proses antrian, di depan sana kita akan mendapat sesuatu yang menyenangkan.

Bila anda saat ini tengah mengalami kesulitan dalam bisnis, nikmatilah, sambil terus berusaha mengembangkan bisnis. Biasakanlah menyisihkan laba bisnis anda untuk mengembangkan bisnis.

Selamat menikmati proses

bambangsuharno@telkom.net atau 021.70228877

Friday, May 4, 2007

Profil Indonesian Entrepreneur Society

Sewaktu bekerja apalagi diperusahaan yang sudah mapan, kita merasa seolah-olah segalanya berjalan dengan lancar dan tidak akan ada hal-hal yang bisa menghambat aliran rejeki ke kocek kita sebagai karyawan. Akan tetapi seiring dengan meningkatnya pendapatan gaji maka pengeluaran konsumsi juga mengalami peningkatan bahkan melebihi kenaikan pendapatan gaji karena perubahan gaya hidup.

Kita yang bekerja sebagai pegawai, tanpa sadar sedang menuju dunia tanpa gaji. Entah karena pensiun secara normal, PHK, dan sebagainya. Ketika masa itu tiba, apa yang harus kita lakukan?

Penelitian sebuah lembaga independent menunjukkan bahwa 80 % dari eksekutif bergaji 15,2 juta sampai 20,7 juta per bulan berusia 30 sampai 45 tahun terancam jatuh miskin di masa pensiun karena pengelolaan keuangan yang kurang tepat dimana setiap uang yang didapat selalu habis untuk hal-hal yang konsumtif, tidak pernah terpikirkan bagaimana mangalokasikan sebagaian pendapatan kita ke hal-hal yang produktif.

Gambaran diatas merupakan cerminan mentalitas karyawan dimana setiap uang yang didapat selalu habis untuk hal-hal yang konsumtif, tidak pernah terpikirkan bagaimana mangalokasikan sebagaian pendapatan kita ke hal-hal yang produktif.

Indonesian Entrepreneur Society menjawab persoalan bagaimana mempersiapkan diri, untuk terus belajar, mengikuti tren bahkan memimpin tren, sehingga kita bisa menciptakan pendapatan dari berbagai sumber (Multiple Stream Income), disamping pendapatan utama yaitu gaji yang sudah kita miliki sekarang, serta mampu membangun sistem supaya kegiatan untuk menciptakan MSI tidak mengganggu kegiatan PSI kita selama ini.

Komunitas memiliki peran sangat penting dalam menentukan karena tanpa sadar ligkungan menentukam nasib. Dr Benjamin Bloom dari Universitas Chicago meneliti 100 pemuda sukses dari berbagai bidang, ternyata sebagian besar dari mereka adalah orang biasa, tidak punya bakat yang menonjol. Lingkungan memberikan dukungan dan pembinaan, kemudian mereka mulai bertumbuh.

Indonesian Entrepreneur Society di bentuk guna menciptakan lingkungan bisnis yang memungkinkan terjadinya interaksi, saling belajar dan kerjasama antar anggota. Sehingga terbentuk suatu komunitas yang memungkinkan kita terus bertumbuh.


Visi Indonesian Entrepreneur Society

"Membangkitkan Semangat Wirausaha"

Misi Indonesian Entrepreneur Society

"Menebar pengetahuan dan pengalaman, membangun network dan peluang bisnis"


Kegiatan Indonesian Entrepreneur Society

Training Entrepreneur "Success Entrepreneur" (SE)

Tiap topik berlangsung 2 jam.
Dengan investasi Rp. 2.500.000,-
Untuk seumur hidup, boleh mengikuti training bisnis ini secara berulang-ulang.
Ditambah bonus berupa:

• Langganan majalah Pebisnis 3 edisi.
• CD kumpulan artikel bisnis karya Bambang Suharno senilai Rp 196,000.00
• Buku Langkah Jitu memulai Bisnis Dari Nol Senilai Rp 19,000.00

Ya, dengan investasi Rp. 2,5 juta saja peserta mendapat manfaat lebih dari 1,5 juta plus komunitas yang mampu merubah hidup.

Training ini mengajarkan bagaimana kita memiliki persiapan mental dan pengetahuan praktis tentang entrepreneur. Metode training dengan simulasi, game dan studi kasus dimana para trainernya adalah pebisnis berpengalaman, antara lain Wan Muhammad Hasyim (Owner Toysmart), A. Khoerussalim (Direktur Country Donut), Anang Sam (pemilik usaha Londre dan Anang Sam English, Manager Indonesian Entrepreneur Society), Bambang Suharno (Direktur IES), Jade Wasito (pengusaha stainless steel), Adi Kriswanto (pemilik usaha expedisi, Tour & Travel, direktur PT. Graha Prima) dan lain-lain.

Topik Training meliputi :
Self Motivation. Melalui topik motivasi ini, peserta diajarkan bagaimana membangkitkan motivasi menjadi entrepreneur sukses.
Brain and Mind Management. Bagaimana mengelola otak, khususnya otak kanan dan alam bawah sadar, untuk membangkitkan potensi diri menuju sukses.
Leadership and Organization. Mengajarkan bagai-mana memupuk jiwa leadership yang mampu memiliki visi yang jelas, memiliki motivasi yang tinggi untuk memotivasi anak buah, dan bisa menjadikan visinya menjadi kenyataan.
Business and Entrepreneurship. Pada topik ini, seorang pengusaha sukses yang dimulai dari nol akan diundang untuk menyampaikan pengalaman menjalan-kan bisnisnya. Pengalaman ini akan sangat berharga bagi para peserta. Pengusaha tersebut akan menyampaikan langkah-langkah memulai bisnis, sejak perencanaan, pengelolaan hingga mencapai sukses.
Customer Satisfaction . Langkah jitu membuat pelanggan loyal
Lobbying and Negotiation Skill. Teknik mengkomunikasikan banyak hal kepada orang lain, melakukan lobby dan bernegosiasi yang efektif.
Effective Delegation Skill. Cara efektif mendelegasi-kan pekerjaan agar kita lebih memiliki waktu luang.
Time Management. Banyak orang membayangkan menjadi pengusaha itu tak sesibuk menjadi karyawan, namun ketika menjalankannya terjebak dengan kesibukan luar biasa. Materi ini mengajarkan bagaimana mengelola waktu dengan baik sehingga menjadi pengusaha sukses.
Networking and Relationship. Mengajarkan bagai-mana teknik membangun network (jaringan) dan hubungan bisnis yang baik dengan pihak lain dalam rangka memajukan bisnis.
Instant Cash Flow. Teknik praktis bagaimana melipat-gandakan keuntungan. Teknik ini diajarkan pertama kali oleh Brad Sugar, seorang pengusaha kaya raya Australia berumur 30 tahun. Ajarannya kini menjadi pedoman pelaku bisnis di berbagai negara.
Selling Skill. Teknis praktis menjadi penjual sukses luar biasa. Tak bisa dipungkiri keahlian menjual adalah langkah awal menjadi entrepreneur sukses.
On Line Your Bisnis. Teknik berbicara di depan umum, dalam forum rapat, seremonial dan sebagainya agar lebih percaya diri berbicara di forum apapun.

Bambang Suharno (Direktur Eksekutif IES) dipercaya mengasuh acara talkshow interaktif tentang bisnis di Radio Bahana 101.8 FM setiap Senin minggu ketiga pukul 09.00-10.00 WIB, di Radio Elgangga 100.3 FM setiap Kamis jam 09.00-10.00 WIB.

Manajemen Indonesian Entrepreneur Society

Pembina : Dr Ir Rachmat Pambudy, MS
Direktur Eksekutif : Ir Bambang Suharno
General Manager : Anang Dwi Sambodo, SE
Sekretaris : Lilis Marlina AMd.


Selama menjalankan kegiatan, IES bekerjasama dengan berbagai media. Hal ini penting untuk memberikan efek publikasi yang positif dan citra yang baik khususnya bagi para pendukung seminar. Berikut beberapa media yang pernah bermitra dengan IES.

• Majalah Gatra
• Majalah SWA
• Majalah Prospektif
• Majalah Holtikultura
• Majalah Kapital
• Majalah Infovet
• Majalah Pengusaha
• Majalah Business Week
• Majalah Male Emporium
• Majalah Gontor
• Harian Republika
* Harian Bisnis Republika
* Harian Indonesia Shang Bao
* Harian Investor
* Harian Sinar Harapan
* Harian INDOPOS
* Harian Reporter
* Televisi Kabel Kereta Api (KATV)
* Radio Pass 92.4 FM
* Radio Smart 95.9 FM
* Radio One 101 FM
* Radio Bahana 101.8 FM
* Radio Elgangga 100.3 FM
* Radio RPK
* Radio Pesona
* Harian Bisnis Jakarta

Lembaga pemerintah maupun swasta ikut mendukung kegiatan-kegiatan IES. Ini membuktikan IES semakin diakui keberadaannya. Berikut beberapa lembaga/perusahaan yang sudah bermitra dengan IES.

• Departemen Pertanian RI
• Departemen Pertahanan RI
• Departemen Dalam Negeri
• Kantor Menneg Koperasi dan UKM
• Pemda Jawa Tengah
• Pemda Kabupaten Tanggamus
• Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)
• Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI)
• Bank Rakyat Indonesia
• Bank Danamon
• Bank Syariah Mandiri
• BNI Syariah
• BII Syariah
• PT Petrokimia Gresik
• PT Pupuk Kalimantan Timur
• PT Perhutani
• PT Indofood Sukses Makmur
• PT Satelindo
• PT Elex Media Komputindo
• PT Selektani Horticulture
• PT Aman Asri
• PT Wahyu Promocitra
• PT Emeralindo Agri Lestari
• PT Asprinet Indonesia
• PT Indovisual Presentatama
• PT Sarana Bakar Digdaya (Ayam Bakar Wong Solo)
• Restoran Bebek Bali
• Wong Hang Distinguished Tailor
• Serikat Pekerja BUMN
• Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)
* Sofyan Hotel
* Korpri Departemen Kehutanan
* Ikatan Widya Iswara Dephut
* Unisma Bekasi
* STIE Tunas Nusantara
* Dan lain-lain


Profil Trainer Indonesian Entrepreneur Society

Wan Muhammad Hasyim, Dijuluki Raja Mainan Anak-anak, Pemilik Toysmart, toko mainan anak-anak yang dalam waktu 8 bulan berkembang pesat menjadi 25 outlet dengan sistem franchise.
• Andri Maadsa, Dijuluki super trainer, karena menjadi trainer dan pembicara paling laris dan menghasilkan trainer-trainer handal. Beliau adalah entrepreneur muda (lahir tahun 1979), Presiden Direktur Maadsa Communication Consultant, pemilik Maadsa Trading, Kedai Maadsa, Success University, Dewan Mentor IES.
Bambang Suharno, Pendiri dan Direktur Eksekutif Indonesian Entrepreneur Society (IES), Direktur PT Gallus Indonesia Utama (Penerbit majalah Satwa Kesayangan dan Infovet), Direktur National Quantum Education, owner Magic Photo Print. Penulis buku “Bisnis Sambilan, Langkah Awal Menjadi Entrepreneur Sukses” dan beberapa buku lainnya.
Anang Sam, Pemilik usaha londre, Anang Sam English, manager IES. Penulis buku “Siapa Bilang Jadi Pengusaha Harus Pintar”, narasumber bincang bisnis radio Pas FM 92.4, Elgangga 100.3 FM, Staradio 107.3 FM dll.
• Cipto Utomo. Spiritual entrepreneurhip trainer, praktisi usaha.
• Bagus Hernowo, S.Pd. Top sales HPA (Herba Penawar Al Wahida), Multi Level Marketing Syariah.
Adi Kriswanto, Pemilik usaha Tours & Travel, Ekspedisi, trainer, Direktur PT. Graha Prima
Hermawan Gatot, owner Gilang Motor, koordinator IES Bekasi.
Zulfiandri, dosen di Universitas Sahid dan Indonusa Esa Unggul, Direktur Qualitama Tunas Mandiri, Owner Virgin Coconut Oil.
• Dan lain-lain

Komentar Anggota Indonesian Entrepreneur Society

“Terimakasih IES telah membimbing saya
sehingga saya lebih terarah dalam berbisnis
(Fadilla Safa Retna, Anggota IES)

Assalamu’alaikum, Pak Bambang saya Utoro, salah satu anggota IES, akhirnya sudah 3 minggu ini saya memulai buka bisnis warung soto Semarang seperti yang dulu pernah saya impikan. Meskipun mundur dari yang saya rencanakan. Saya mengucapkan terimakasih kepada pak Bambang & teman-teman di IES atas ilmu bisnis dan pemberian semangatnya sehingga saya bisa segera berwirausaha. Meskipun omzet belum besar tapi lancar dan saya bahagia. Mohon maaf saya tidak bisa mengikuti seluruh rangkaian training sampai selesai tapi saya sudah memetik beberapa intinya. Salam dahsyat!! Utoro cc: Anang (Utoro Anggota IES)

Saturday, April 28, 2007

Enzim Leadership
Ada sebuah kisah menarik tentang kehidupan komunitas kera di daerah Sanggeh Bali, dimana mereka berkomunal seperti layaknya kehidupan manusia yang memiliki pemimpin dalam sebuah komunitas. Komunitas kera tersebut dipimpin oleh seekor kera yang ukuran fisiknya lebih besar dengan memiliki bentuk rambut yang lebih panjang dari kebanyakan kera sekitarnya dan memiliki perbedaan pada rambutnya, berwarna lebih keputihan.

Ada sebuah tradisi di kelompok kera tersebut pada setiap tahunnya, yaitu perebutan kursi kepemimpinan yang akan dilakukan dengan bertanding dalam sebuah perebutan kekuasaan secara fisik, biasanya dengan berkelahi satu melawan satu dan jika dalam pertarungan tersebut sang penantang tidak berhasil mengalahkan sang pemimpin maka dia akan terusir dari kelompok dan daerah tersebut namun jika pemimpin sekarang kalah dalam pertarungan kekuasaan tersebut maka sang pemenanglah yang bertahta, ada keajaiban yang terjadi di mana dalam beberapa bulan kemudian secara fisik, pemimpin yang baru tadi ukuran tubuh berubah, tumbuh menjadi lebih besar dari ukuran kebanyakan dan rambutnya memanjang sendiri serta warnanya berubah menjadi memutih, seakan ada enzim kepemimpinan yang berlaku universal di badan kera yang menjadi pemimpin tersebut sehingga siapapun menjadi pemimpin hal tersebut akan tumbuh alami.

Menurut saya peristiwa diceritakan di atas adalah sebuah peristiwa universal yang berlaku di kehidupan dimuka bumi ini, jika anda atau siapapun anda menjadi pemimpin apalagi dengan jalan yang keras dan sulit maka secara alami maka ada enzim kepemimpinan mengalir dalam tubuh anda. Anda akan menjadi demikian kreatif, tajam dalam perpandangan, bertanggung jawab dan itu keluar secara alami. Dengan anda menjadi pemimpin atau entrepreneur dimana syarat pertamanya adalah JADI DULU dan jika periode itu sudah dilalui lalu enzim-enzim di dalam diri anda akan keluar, sebagai survival insting dan rasa tanggung jawab. Selanjutnya anda tinggal Fight - pasti anda menang.


Mental Berani Ditolak

“Kolonel Sanders berumur 66 tahun baru memulai berwirausaha dengan menjual resep ayam gorengnya, banyak yang menolak idenya. Tiap pagi dia keluar rumah berkeliling menawarkan resep yang sangat digemari anggota pasukan ketika masih berdinas dulu. Dia terus mendatangi restoran-restoran untuk menawarkan idenya hingga orang yang ke 1009 baru menerima konsep dan resep tersebut sehingga menjadilah Kentucky Fried Chicken seperti sekarang yang banyak menyebar di dunia ini.

Entrepreneur Asongan

Beberapa tahun belakangan ini istilah entrepreneurship mulai marak dengan kemunculan berbagai lembaga training di bidang ini. Banyak pengusaha yang mulai peduli dengan pembelajaran entrepreneurship dengan membuat kegiatan training.

Namun ketika kita amati, dalam pelaksanaan proses pembelajaran entrepreneurship ada hal-hal yang perlu kita cermati. Karena ada yang terjebak dalam hal praktek pekerjaan teknis. Misalnya teori dan praktek memasak bagi yang berminat pada usaha boga. Setelah pintar memasak belum juga berani mulai usaha, atau kalau toh berani buka usaha orang yang pintar secara teknis seperti ini akan terjebak pada pekerjaan teknis sehingga menjadi pekerja di usahanya sendiri dan merasa repot mengurus satu warung saja. Di restoran tempat saya kerja dulu, pemiliknya tidak bisa masak tapi dia pintar membuat sistem dan prosedur kerja sehingga dengan mengikuti sistem semua orang bisa pintar memasak. Akhirnya sang juragan bisa membuka banyak cabang.

Yang lebih parah lagi, peserta pelatihan disuruh latihan untuk menjual barang dagangan secara asongan di kereta, pasar dan di tempat keramaian lainnya, dengan alasan melatih mental. Lah, ini aneh sekali. Mental seperti apa yang bisa diharapkan dari cara latihan ngasong seperti ini?

Kalau kegiatan ngasong ini dilakukan sebagai uji coba bagi ide atau konsep atau produk baru, sekaligus menggali pendapat dari pasar tentang ide atau konsep atau produk baru tersebut, seperti yang dilakukan kolonel Sanders, maka kegiatan ini bisa dipahami. Tapi kalau yang dijual adalah barang- barang biasa dan sudah beredar di pasaran seperti kue, rokok, permen dsb. dan tidak ada tujuan yang jelas maka kegiatan ini menjadi sia-sia.

Sebagai calon entrepreneur mestinya mereka dilatih untuk berjualan secara kreatif dengan membuat nilai tambah dan mencari faktor kali sehingga sekali gerak bisa terjadi penjualan dalam jumlah besar. Selain dilatih untuk melihat peluang dan kreativitas mengorganisir sumber daya. Dengan dua hal terakhir ini saja saya bisa membuka sebuah usaha tanpa adanya modal uang. Inilah entrepreneurship yang sesungguhnya. Saya bisa melakukan itu karena adanya komunitas yang mendorong saya untuk senantiasa belajar dan belajar tiada henti.

Anang Sam, Indonesian Entrepreneur Society 021 70228877, 021 75904486

Wednesday, April 11, 2007

Selamat datang di KOMUNITAS BISNIS

Indonesian Entrepreneur Society merupakan komunitas bisnis yang memungkinkan anggotanya saling bertukar pengetahuan, pengalaman, sumber daya serta bekerjasama guna mengembangkan bisnis.

Anang Sam.....

HP. 081316312042
021 70228877